Persaingan Ganda Putra Bantu PBSI Pilih Wakil ke Olimpiade

Persaingan Ganda Putra Bantu PBSI Pilih Wakil ke Olimpiade
Persaingan ketat di sektor ganda putra badminton diyakini Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI Susy Susanti membantu pihaknya menentukan wakil terbaik untuk Olimpiade 2020 di Tokyo.
Saat ini ada tiga pasangan ganda putra Indonesia yang berpeluang tampil di Tokyo, yaitu Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
"Kami ingin menjaga tradisi emas, terutama di sektor ganda putra yang memang menjadi andalan," kata Susy
"Keberadaan tiga pasangan ganda putra andalan ini bikin kita cukup aman, cukup membantu memperbesar peluang kita juga," ujarnya menambahkan.
"Buat PBSI siapapun yang lolos dan berangkat nanti sudah pasti yang terbaik. Jadi kami biarkan dulu bersaing satu sama lain, mencari poin sebanyak-banyaknya. Nanti akhir April 2020 mungkin baru kelihatan."
"Secara peringkat juga masih bersaing. Yang jelas sebelum memutuskan PBSI akan ada rapat terakhir dengan pertimbangan siapa yang lebih berpeluang dan sebagainya. Masih lama," ujar Susy.
Sejak badminton resmi dipertandingkan di Olimpiade 1992 Barcelona tradisi emas bulutangkis hampir selalu terjaga tiap empat tahunan, kecuali pada 2012 di London.
Terakhir pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, emas dipersembahkan oleh pasangan Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad lewat nomor ganda campuran.


No comments:
Note: Only a member of this blog may post a comment.