Top 3 Berita Hari Ini: Kisah Andro, Anjing Pelacak yang Endus Sabu 1 Ton
Top 3 Berita Hari Ini: Kisah Andro, Anjing Pelacak yang Endus Sabu 1 Ton
BANDAR BOLA TERPERCAYA - Sorot matanya tiba-tiba liar dan tampak beringas kala mencium
sesuatu. Ia tiba-tiba menggonggong dan mencakar yang langsung
ditenangkan petugas. Begitulah sebagian aksi dari Andro, seekor anjing
pelacak yang berhasil menemukan narkoba jenis sabu seberat satu ton di
atas Kapal Sunrise Glory .
Awalnya petugas TNI AL cukup kesulitan usai menangkap Kapal Sunrise Glory yang diduga mengangkut barang haram itu. Tak hilang akal, Andro yang dikenal lihai dalam mengendus jenis narkoba ini diturunkan membantu petugas.
Benar saja, anjing jantan berwarna kuning kecoklatan ini berhasil menemukan 1 ton lebih sabu di atas KM Sunrise Glory. Barang haram itu ditemukan Andro saat mengendus sesuatu di atas tumpukan karung beras yang berada di area ruang makanan dalam kapal.
Kasi Humas Pelayanan Bea dan Cukai Batam, Frans Depari mengatakan, selama ini Andro bertugas sebagai anjing pelacak di Kantor Bea dan Cukai Batam. Anjing jenis Amdor berumur 4 tahun ini memang dikenal jago melacak berbagai barang haram, khususnya narkoba.
"Waktu diturunkan ia (Andro) tidak bersama pawangnya karena ada tugas lain," ujar Frans kepada Liputan6.com, Sabtu sore, 10 Februari 2018.
Awalnya petugas TNI AL cukup kesulitan usai menangkap Kapal Sunrise Glory yang diduga mengangkut barang haram itu. Tak hilang akal, Andro yang dikenal lihai dalam mengendus jenis narkoba ini diturunkan membantu petugas.
Benar saja, anjing jantan berwarna kuning kecoklatan ini berhasil menemukan 1 ton lebih sabu di atas KM Sunrise Glory. Barang haram itu ditemukan Andro saat mengendus sesuatu di atas tumpukan karung beras yang berada di area ruang makanan dalam kapal.
Kasi Humas Pelayanan Bea dan Cukai Batam, Frans Depari mengatakan, selama ini Andro bertugas sebagai anjing pelacak di Kantor Bea dan Cukai Batam. Anjing jenis Amdor berumur 4 tahun ini memang dikenal jago melacak berbagai barang haram, khususnya narkoba.
"Waktu diturunkan ia (Andro) tidak bersama pawangnya karena ada tugas lain," ujar Frans kepada Liputan6.com, Sabtu sore, 10 Februari 2018.



No comments:
Note: Only a member of this blog may post a comment.